Pages

Kamis, 19 September 2013

Mengenal Gerbang Logika (Logic Gate)


Mengenal Gerbang Logika (Logic
Gate)
Apa itu gerbang logika ?
Gerbang Logika adalah rangkaian dengan satu atau lebih dari satu sinyal masukan tetapi
hanya menghasilkan satu sinyal berupa tegangan tinggi atau tegangan rendah.
Dikarenakan analisis gerbang logika dilakukan dengan Aljabar Boolean maka gerbang
logika sering juga disebut Rangkaian logika.
Rangakaian logika sering kita temukan dalam sirkuit digital yang diimplemetasikan
secara elekrtonik dengan menggunakan dioda atau transistor.
Ada 7 gerbang logika yang kita ketahui yang dibagi menjadi 2 jenis, yaitu :

1. Gerbang logika Inventer
Inverter (pembalik) merupakan gerbang logika dengan satu sinyal masukan dan
satu sinyal keluaran dimana sinyal keluaran selalu berlawanan dengan keadaan
sinyal masukan.
Input (A) Output (Y)
Rendah Tinggi
0 1
Tinggi Rendah
1 0
Tabel Kebenaran/Logika Inverter
Inverter disebut juga gerbang NOT atau gerbang komplemen (lawan) disebabkan keluaran
sinyalnya tidak sama dengan sinyal masukan.
Gambar simbol Inverter (NOT)
Fungsi gerbang NOT
- Y = NOT A atau .
Misal : A = 1, maka = 0 atau Y = NOT 1 = 0.
A = 0, maka = 1 atau Y = NOT 0 = 1.
2. Gerbang logika non-Inverter
Berbeda dengan gerbang logika Inverter yang sinyal masukannya hanya satu untuk
gerbang logika non-Inverter sinyal masukannya ada dua atau lebih sehingga hasil
(output) sinyal keluaran sangat tergantung oleh sinyal masukannya dan gerbang
logika yang dilaluinya (NOT, AND, OR, NAND, NOR, XOR, XNOR). Yang
termasuk gerbang logika non-Inverter adalah :

· Gerbang AND
Gerbang AND mempunyai dua atau lebih dari dua sinyal masukan tetapi hanya satu
sinyal keluaran. Gerbang AND mempunyai sifat bila sinyal keluaran ingin tinggi (1)
maka semua sinyal masukan harus dalam keadaan tinggi (1).
Fungsi gerbang AND
- Y = A AND B Y = A . B AB
atau atau .
Misal : A = 1 , B = 0 maka Y = 1 . 0 = 0.
A = 1 , B = 1 maka Y = 1 . 1 = 1.
Input (A) Input (B) Output (Y)
0 0 = 0
0 1 = 0
1 0 = 0
1 1 = 1
Tabel Logika AND dengan dua masukan.
Input
(A)
Input
(B)
Input
(C)
Output
(Y)
0 0 0 = 0
0 0 1 = 0
0 1 0 = 0
0 1 1 = 0
1 0 0 = 0
1 0 1 = 0
1 1 0 = 0
1 1 1 = 1
Tabel Logika AND dengan tiga masukan.
* untuk mempermudah mengetahui jumlah kombinasi sinyal yang harus dihitung
berdasarkan inputanya, gunakan rumus ini :
- 2n , dimana n adalah jumlah input.
Contoh :
n = 2 maka 22 = 4, jadi jumlah kombinasi sinyal yang harus dihitung sebanyak 4
kali.
Gambar simbol Gerbang AND
Gambar simbol Gerbang AND dengan tiga inputan


· Gerbang OR
Gerbang OR mempunyai dua atau lebih dari dua sinyal masukan tetapi hanya satu
sinyal keluaran. Gerbang OR mempunyai sifat bila salah satu dari sinyal masukan
tinggi (1), maka sinyal keluaran akan menjadi tinggi (1) juga.
Fungsi gerbang OR :
- Y = A OR B Y = A + B.
atau
Misal : A = 1 , B = 1 maka Y = 1 + 1 = 1.
A = 1 , B = 0 maka Y = 1 + 0 = 0.
Input (A) Input (B) Output (Y)
0 0 = 0
0 1 = 1
1 0 = 1
1 1 = 1
Tabel Logika Gerbang OR dengan dua masukan.
Input
(A)
Input
(B)
Input © Output
(Y)
0 0 0 = 0
0 0 1 = 1
0 1 0 = 1
0 1 1 = 1
1 0 0 = 1
1 0 1 = 1
1 1 0 = 1
1 1 1 = 1
Tabel Logika Gerbang OR dengan tiga masukan.
Gambar simbol Gerbang OR.
Gambar simbol Gerbang OR dengan tiga masukan.

· Gerbang NAND (Not-AND)
Gerbang NAND mempunyai dua atau lebih dari dua sinyal masukan tetapi hanya
satu sinyal keluaran. Gerbang NAND mempunyai sifat bila sinyal keluaran ingin
rendah (0) maka semua sinyal masukan harus dalam keadaan tinggi (1).
Fungsi gerbang NAND :
- atau atau .
Misal : A = 1 , B = 1 maka = 1 . 1 = = 0.
Input (A) Input (B) Output (AB)
0 0 = 1
0 1 = 1
1 0 = 1
1 1 = 0
Tabel Logika Gerbang NAND dengan dua masukan.
Input
(A)
Input
(B)
Input
(C)
Output
(ABC)
0 0 0 = 1
0 0 1 = 1
0 1 0 = 1
0 1 1 = 1
1 0 0 = 1
1 0 1 = 1
1 1 0 = 1
1 1 1 = 0
Tabel Logika Gerbang NAND dengan tiga masukan.
Gambar gerbang NAND dalam arti logikanya
Gambar simbol Gerbang NAND tiga masukan
Gerbang NAND juga disebut juga Universal Gate karena kombinasi dari rangkaian gerbang
NAND dapat digunakan untuk memenuhi semua fungsi dasar gerbang logika yang lain.

· Gerbang NOR (Not-OR)
Gerbang NOR mempunyai dua atau lebih dari dua sinyal masukan tetapi hanya
satu sinyal keluaran. Gerbang NOR mempunyai sifat bila sinyal keluaran ingin
tinggi (1) maka semua sinyal masukan harus dalam keadaan rendah (0). Jadi
gerbang NOR hanya mengenal sinyal masukan yang semua bitnya bernilai nol.
Fungsi gerbang NOR :
- atau atau
Misal : A = 1 , B = 1 maka = 1 + 1 = = 0.
Input
(A)
Input
(B)
Output
(A + B)
0       0    = 1
0       1    = 0
1       0    = 0
1       1    = 0
Tabel Logika Gerbang NOR dengan dua masukan.
Input
(A)
Input
(B)
Input
(C)
Output
(A + B + C)
0 0 0 = 1
0 0 1 = 0
0 1 0 = 0
0 1 1 = 0
1 0 0 = 0
1 0 1 = 0
1 1 0 = 0
1 1 1 = 0
Tabel Logika Gerbang NOR dengan tiga masukan.
Gambar gerbang NOR dalam arti logikanya
Gambar simbol Gerbang NOR standar
Gambar simbol Gerbang NOR tiga masukan
· Gerbang XOR (Antivalen, Exclusive-OR)
Gerbang XOR disebut juga gerbang EXCLUSIVE OR dikarenakan hanya
mengenali sinyal yang memiliki bit 1 (tinggi) dalam jumlah ganjil untuk
menghasilkan sinyal keluaran bernilai tinggi (1).

Fungsi gerbang XOR :
- atau .
Input
(A)
Input
(B)
Output
(AB + AB)
0 0 = 0
0 1 = 1
1 0 = 1
1 1 = 0
Tabel Logika Gerbang XOR dengan dua masukan
Gambar simbol Gerbang XOR standar
· Gerbang XNOR (Ekuivalen, Not-Exclusive-OR)
Gerbang XNOR disebut juga gerbang Not-EXCLUSIVE-OR. Gerbang XNOR
mempunyai sifat bila sinyal keluaran ingin benilai tinggi (1) maka sinyal
masukannya harus benilai genap (kedua nilai masukan harus rendah keduanya
atau tinggi keduanya).
Fungsi gerbang XNOR :
- atau atau .
Input
(A)
Input
(B)
Output
(Y)
0 0 = 1
0 1 = 0
1 0 = 0
1 1 = 1
Tabel Logika Gerbang XNOR dengan dua masukan
Gambar simbol Gerbang XNOR standar

Latihan Soal :
1. Diketahui rangkaian digital seperti ini :
Carilah persamaan booleannya dan tabel logikanya ?
Jawaban Soal :
- Persamaan booleannya :
- Y = ( A AND B) OR (C AND D)
- Y = (A . B) + (C . D)
- Tabel Logika
A B C D Y
0 0 0 0 = 0
0 0 0 1 = 0
0 0 1 0 = 0
0 0 1 1 = 1
0 1 0 0 = 0
0 1 0 1 = 0
0 1 1 0 = 0
0 1 1 1 = 1
1 0 0 0 = 0
1 0 0 1 = 0
1 0 1 0 = 0
1 0 1 1 = 1
1 1 0 0 = 1
1 1 0 1 =1
1 1 1 0 = 1
1 1 1 1 = 1

. Diketahui rangkaian digital seperti ini :
Carilah persamaan booleannya dan contoh dari masukannya ?
Jawaban Soal :
- Persamaan booleannya : NOT (A AND B AND C)
- Contoh masukan : A= 1 , B = 1 , C = 1 maka Y = 1.1.1 = = 0 .
3. Diketahui rangkaian digital seperti ini :
Carilah persamaan booleannya dan jika diketahui nilai inputan A dan B tinggi (1)
dan yang nilai inputan yang lain rendah (0) maka cari nilai hasil keluarannya ?
Jawaban Soal :
- Persamaan booleannya :
Y = (A AND B) OR (C AND D ) OR (E AND F) Y = (A . B) + (C . D) + (E . F)
- Hasil nilai keluaran, bila A & B = 1 :
Y = A . B + C . D + E . F
= 1 . 1 + 0 . 0 + 0 . 0
= 1

4. Diketahui rangkaian digital seperti ini :
Carilah persamaan booleannya dan tabel logikanya ?
Jawaban Soal :
- Persamaan booleannya :
- Y = (A AND B) OR (C AND D) Y= (A . B) + (C . D)
- Tabel Logika :
A B C D Y
0 0 0 0 = 0
0 0 0 1 = 0
0 0 1 0 = 0
0 0 1 1 = 1
0 1 0 0 = 0
0 1 0 1 = 1
0 1 1 0 = 1
0 1 1 1 = 1
1 0 0 0 = 0
1 0 0 1 = 1
1 0 1 0 = 1
1 0 1 1 = 1
1 1 0 0 = 0
1 1 0 1 = 1
1 1 1 0 = 1
1 1 1 1 = 1

0 komentar:

Posting Komentar